Kesalahan Umum Yang Dilakukan Dalam Laporan Akuntansi Keuangan

Salah satu elemen penting berbisnis yaitu finansial. Dalam bisnis anda harus memahami suatu laporan keuangan bisnis dari bisnis anda.
216  
       

Bukan hanya pengetahuan marketing atau operasional saja, pembisnis harus mengetahui masalah yang berkaitan dengan urusan finansial dalam bisnisnya. Ketika memiliki suatu bisnis, anda mungkin bisa merekrut seorang akunting untuk mengurus laporan keuangan dan hal lain yang berkaitan dengan kondisi keuangan bisnis anda. Namun itu saja tak cukup, karena setidaknya anda harus memahami apa yang terjadi dengan kondisi finansial pada bisnis anda sekarang. Jika anda tak memahami, maka kesalahan kerap kali terjadi pada laporan keuangan akuntansi bisnis anda.

Kesalahan yang sering terjadi pada laporan keuangan yang fatal akibatnya bagi suatu bisnis:
1. Pencatatan Yang Tidak Rutin
Karena menganggap bisnisnya belum terlalu besar, maka pencatatan setiap transaksi dan arus kas tidak dicatat secara rutin. Artinya adakalanya anda tidak mencatat aktifitas keuangan anda yang akhirnya membuat kesalahan pada pencatatan dan pencocokan laporan.
2. Mencampur Antara Akun Pribadi Dan Perusahaan
Kesalahan ini cukup fatal bagi kondisi keuangan bisnis anda karena uang pribadi dan uang perusahaan akan tercampur jadi satu. Dan jika dilakukan secara terus menerus akan menghambat pengembangan bisnis tersebut.
3. Tidak Menyimpan Kwitansi Dan Nota
Salah satu yang menyulitkan anda untuk membuat laporan keuangan pada bisnis anda adalah tidak adanya bukti transaksi. Kwitansi dan nota sebaiknya disimpan dengan baik karena akan digunakan sebagai bukti fisik saat pembuatan laporan keuangan.
4. Kesalahan Matematis
Tipe kesalahan ini mungkin sederhana namun memiliki efek yang fakta terhadap laporan keuangan bisnis anda. Jika anda memasukan angka atau hasil hitungan yang salah maka otomatis laporan keuangan anda akan salah hingga perhitungan akhir.
5. Berfokus Pada Jangka Pendek
Kesalahan selanjutnya bukan datang langusng dari penulisan laporan keuangannya tapi dari sudut pandang. Yah, kebanyakan pembisnis fokus pada kondisi keuangan jangka pendek tanpa mempertimbangkan kondisi jangka panjang. Anda juga harus mengidentifikasi resiko yang muncul dari kondisi keuangan pada bisnis anda dengan baik. Gunakan laporan keuangan sebagai salah satu referensi untuk membuat kebijakan yang tepat.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>