Bekerja Secara Multi-Tasking Ternyata Tak Dianjurkan

Bekerja secara multi-tasking sering dianggap sebagai cara bekerja yang efektif. Tapi faktanya, multi-tasking itu tidak disarankan.
23  
       

Apa Itu Multi-Tasking?

Ketika seseorang berusaha mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu, itulah yang disebut dengan multi-tasking. Pada dasarnya multi-tasking dilakukan untuk menghemat waktu, juga mecapai efektifitas dan efisiensi yang baik saat mengerjakan sesuatu.

Metode Multi-Tasking Tak Dianjurkan

Lalu kenapa multitasking tidak dianjurkan? berikut ini adalah beberapa alasannya.

Otak manusia tidak dirancang untuk multitasking

Fakta jika otak hanya bisa fokus pada satu hal saja sudah banyak dibuktikan. Sedangkan saat multitasking terjadi otak menerima banyak menerima informasi yang harus masuk kekepala. Hal tersebut pada akhirnya hanya akan memperlambat sistem kerja otak. Selain itu ketika anda mengerjakan banyak hal, itu hanya mengubah satu tugas ke tugas lain secara cepat. Dimana setiap melakukannya aka nada yang namanya biaya kognitif.

Sama sekali tak membuat pekerjaan lebih efektif

Multitasking tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan penurunan efisiensi kerja, dimana otak sulit untuk mengatur pikiran dan menyaring informasi yang relevan. Lebih parahnya lagi, multitasking juga menyebabkan penurunan IQ yang sama ketika seseorang melewatkan tidur dimalam hari atau seseorang yang menghisap mariyuana.

Dampak bagi pria

Ternyata dampak multitasking bagi para pria lebih ekstrem. Ketika seorang pria memilih melakukan banyak kegiatan dengan cara multitasking, maka terjadi penurunan IQ hingga 15 poin. Hal tersebut menyebabkan IQ kognitifnya sama seperti anak berusia 8 tahun.

Meningkatnya hormon stress

Ketika anda melakukan aktifitas secara multitasking ternyata akan meningkatkan produksi hormon kortisol. Alasan mengapa tidak dianjurkan karena hormon kortisol adalah hormon penyebab stress. Hal tersebut membuat anda cepat lelah dan rapuh secara mental.

Kesimpulan

Pada intinya bekerja secara multi-tasking tidak sebaiknya dilakukan karena tentunya kan membuat fokus dan konsentrasi terpecah. Belum lagi hasil yang diberikan tidak akan maksimal. Jika anda merasa sudah menghemat waktu dengan bekerja secara multi-tasking, coba perhatikan apakah hasilnya maksimal? Apakah seefektif dan seefisien yang bayangkan?

Demikian semoga membantu.