Tahapan Membuat CRUD menggunakan Seme Framework

Membuat CRUD dengan Seme Framework sebenarnya tidak rumit.
16  
       

Seme Framework merupakan framework PHP yang ringan dan masih tradisional dengan menggunakan konsep MVC (Model View Controller). Semua framework memiliki tujuan yang sama, yaitu ketika kita akan memulai pemrograman tidak dari awal, melainkan tinggal melanjutkan saja. Sehingga ketika memulai pengkodean suatu proyek, maka kode tersebut dapat digunakan berulang-ulang tidak harus membuat lagi dari awal.

Sekilas tentang CRUD

CRUD merupakan istilah dari bahasa Inggris yaitu Create (Membuat), Retrieve (Mengambil), Update (Memperbarui), dan Delete (Menghapus). Semua proses CRUD ini akan diterapkan pada data yang disimpan dalam database. Sehingga aplikasi yang akan kita bangun bisa seperti yang dibutuhkan. Namun, dalam tahapan pembuatan CRUD ini masih saja bisa membingungkan untuk programmer pemula. Tapi akan kita bahas secara ringkas menggunakan Seme Framework.

Tahapan membuat CRUD

Tahapan membuat CRUD akan diawali dengan mempelajari data yang akan kita terapkan proses CRUD-nya. Untuk mempelajari data tersebut kita membutuhkan aplikasi pihak ketiga untuk melihat struktur dan isi dari sebuah database sebelum dapat diterapkan proses CRUD.

Mempelajari Struktur dan isi data

Sebagai awal dalam membuat CRUD, kita harus melihat, mempelajari dan mencoba pengisian data terhadap database yang akan kita terapkan proses CRUD-nya. Jika menggunakan database MySQL atau MariaDB kita bisa menggunakan PhpMyAdmin. Dari PhpMyAdmin kita akan buka isi database, isi tabel, struktur tabel, dan percobaan sembarang data. Meskipun CRUD ini tidak ada batasan sama sekali, namun kita juga harus perhatikan adakah struktur spesial seperti Kunci Utama atau Primary Key, kunci tamu atau foreign key, atau kolom auto increment. Untuk kolom tersebut biasanya dalam proses CRUD tidak usah diisi. Atau kalaupun harus diisi tidak usah ada pengeditan.

Membuat Model

Setelah kita pelajari struktur tabel dan database-nya, langkah selanjutnya adalah membuat model. Biasakan dalam membuat nama dari suatu model samakan dengan nama tabel-nya kemudian diberi akhiran model. Dalam pembuatan model ini tidak perlu bingung yang penting ada semua konsep CRUD. Berikut ini adalah fungsi atau method yang harus ada dalam setiap model.

  1. Retrieve (Pengambilan) Data.
    • Ambil semua data (getAll)
    • hitung semua data (countAll)
    • ambil satu data berdasarkan ID-nya (getById)
  2. Create (Membuat) Data.
    • Membuat data baru (set)
  3. Update (Memperbarui) Data.
    • Memperbarui data berdasarkan ID tertentu (update)
  4. Dekete (Menghapus) Data.
    • Menghapus data berdasarkan ID tertentu (del)

Dari masing-masing method yang ada didalam model tersebut tidak usah direlasikan terlebih dahulu. Yang penting semua proses dapat diijalankan.

Membuat Controller

Setelah membuat model, buatlah controller. Biasakan nama controller mewakili sebuah proses yang dibutuhkan oleh suatu proses bisnis bukan nama tabel ataupun nama teknis lainnya. Kemudian buatlah 4 metode didalam controller tersebut yang berisikan semua proses CRUD seperti:

  1. index – Untuk menampilkan semua data
  2. tambah – untuk menambahkan data baru
  3. edit – untuk merubah / edit data yang ada berdasarkan ID tertentu
  4. hapus – untuk menghapus berdasarkan ID tertentu

Membuat View

Dalam pembuatan View sesuaikan dengan controller, pastikan setelah membuat view masukan view kedalam controller untuk ditampilkan. Sesuaikan tampilan view dengan tema atau tampilan yang digunakan. Jangan pernah memodifikasi view dengan hal yang tidak penting, seperti mengganti warna ukuran dan sebagainya yang penting semua view tersebut berfungsi dengan baik. Pastikan tampilan view untuk mengisi data sudah sesuai dengan aturan struktur database. Untuk ID tidak perlu diedit, cukup isian lainnya saja yang bisa diedit.

Akhir Kata

Dalam pelaksanaan pembuatan CRUD sebetulnya tidaklah susah, tapi yang sering menjadi rumit itu adalah kurangnya pemahaman dalam struktur data. Adanya relasi tabel, auto increment ID, dan multiple primary key bisa menjadi kendala yang cukup signifikan. Namun hal itu bisa terselesaikan dengan baik melalui percobaan yang terus menerus dalam mempelajari dan percobaan pengkodean.

Demikian. Semoga membantu.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>