Sepuluh Kriteria Pelanggan Berdasarkan  Teori CRM

Customer Resationship Management (CRM) adalah strategi bisnis yang dirancang untuk mengelola hubungan antara perusahaan dan pelanggan.

Sepuluh Kriteria Pelanggan Berdasarkan  Teori CRM

Customer Resationship Management (CRM) adalah strategi bisnis yang dirancang untuk mengelola hubungan antara perusahaan dan pelanggan.
20  
       

Customer Resationship Management (CRM) adalah strategi bisnis yang dirancang untuk mengelola hubungan antara perusahaan dan pelanggan.

Tujuan CRM

Untuk membantu dalam meningkatkan, menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan. Sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan pendapatan perusahaan.

Baca juga : Cara Membuat Customer Menjadi Loyal Banget!

 

Sepuluh Kriteria Pelanggan

Untuk mengetahui kriteria pelanggan diantaranya:

  1. Loyal Customer adalah pelanggan setia terhadap perusahaan dapat dilihat dari tingkat kepuasan yang tinggi terhadap produk atau layanan yang diberikan.
  2. Discoun customer adalah pelanggan yang loyal kepada produk dan layanan hanya saat perusahaan menerapkan diskon yang diberikan. Jumlah dan itensitas transaksi mereka hanya meningkat pesat disaat perusahaan menyediakan diskon.
  3. Need Oriented Customer hampir sama dengan Loyal Customer, bedanya jenis pelanggan ini sangat spesifik dan memilih produk tertentu yang sesuai dengan kebutuhan mereka, meskipun pada merek yang sama.
  4. High Volume Customer merupakan suatu proses transaksi dalam jumlah besar, namun tidak selalu dari perusahaan, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk orang lain.
  5. Benchmark Customer merupakan pelanggan yang mampu membuat orang lain tertarik untuk menggunakan produk atau layanan tersebut secara berkelanjutan dengan memberikan ulasan dan penilaian dari produk atau layanan yang ditawarkan.
  6. Door Opener Customer merupakan pelanggan yang turut berjasa bagi perusahaan, karena ikut serta memberikan jalan untuk distribusi produk atau layanan kepada konsumen. Mereka dapat meliputi distributor, supplier, hingga konsumen akhir.
  7. High Future Lifetime Value Customer, pelanggan jenis ini khusus memiliki potensi kedepannya mampu memberikan pemasukan dan keuntungan bagi perusahaan.
  8. Inspiring Customer, pelanggan jenis ini mampu menginspirasi orang lain khususnya supplier agar menjadi pelanggan dengan mengedepankan kelebihan berupa laba, cots, atau komisi yang diperoleh.
  9. Wonderer Customer, pelanggan jenis ini tidak selalu menguntungkan perusahaan, sebab mereka tidak terlalu fokus untuk melakukan transaksi terhadap produk dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.
  10. Implusive Customer, pelanggan jenis ini memiliki potensi tinggi bagi perusahaan apabila ditangani dengan baik, karena mereka sangat cermat dengan keuangan yang dimilikinya.

Demikian pembahasan dari artikel ini, semoga dapat bermanfaat.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>