Kiat-kiat Web Server Administration Basic

Berikut ini akan dikupas kiat-kiat dasar untuk administrasi web server, mulai dari pemeliharaan log, keamanan dan optimasi.
29  
       

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh administrator server dalam mengelola servernya mencakup dari engine http sampai dengan infrastrukturnya. Tentu saja hal itu sangat rumit jika tidak dikelola dengan baik, berikut ini adalah kiat-kiat web server administration basic.

Web Server

Pada pembahasan kali ini, kita tidak akan membahas brand dari web server kita kan membahas secara global dari beberapa engine webserver.

Simple Intruder Detection

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita kedatangan tamu atau server menjadi berat, ini bisa jadi kita kedatangan tamu rombongan. Hehehe.

Memanfaatkan AWK dan Akses Log

Perintah AWK pada dasarnya sudah ada bawaan beberapa server *NIX. Fungsinya ini merupakan tools yang sangat “cerdas” untuk mendeteksi beberapa tamu atau gejala server Lemot.

awk '{ print $1}' <access_log_path> | sort | uniq -c | sort -nr | head -n 10

 

Hasil dari AWK

Untuk mengetahui apakah ini akan berhasil atau tidak, maka kita perlu mencari file access.log nya terlebih dahulu. Pertama-tama kita harus mencari dulu dimana file access.log-nya dulu. Pastikan Apache atau Nginx nya sudah terinstall, kemudian cari file access lognya di /var/log/apache untuk apache, dan /var/log/nginx/ untuk nginx.

Berikut ini adalah hasil dari output ketika kita menjalankan perintah AWK di /var/log/nginx/access.log



Membersihkan Log Server

Log server pada umumnya sudah diatur oleh log rotator daemon. Daemon atau services ini pada umumnya akan menyala secara otomatis apabila kita menginstall nginx atau apache, atau service lainya. Pada umumnya lokasi log ini ada di folder /var/log. Berikut ini adalah contoh list log dalam folder /var/log/nginx.




Untuk server yang load-nya tidak terlalu tinggi, maka file access lognya pun sangat kecil. Sementara untuk server yang loadnya banyak. Lognya pun akan lebih banyak. Dari pengalaman log yang pernah saya temui itu, sehari bisa 3.1 Gb untuk file log saja. Tentu itu akan sangat menguras disk space server.

Menghapus file Log

Untuk mengeksekusi penghapusan file log sebetulnya sangat simple, namun harus hati-hati. Karena mungkin akan menghapus file lainnya. Untuk melakukan penghapusan kita harus menaikan privileges kita sebagai root terlebih dahulu. Kemudian Eksekusi perintah dibawah ini:

rm -f *.gz

 
Dari perintah tersebut digunakan untuk menghapus file yang sudah masuk ke logrotate.

Menghapus File Log Lainnya

Selain dari yang dicontohkan dibagian sebelumnya, proses penghapusan log bisa untuk aplikasi atau service lainnya. Seperti log untuk php-fpm, log untuk webadmin, dan mysql. Tapi jika anda kurang yakin. Jangan pernah langsung menghapus.

Kiat-kiat penghapusan

Berikut ini ada beberapa kiat-kiat sebelum mengapus log. Diantaranya:

  • Pastikan service dalam keadaan mati, meskipun ini tidak wajib
  • Kalau terjadi penghapusan, coba restart service nya untuk me regenerate file log bawaan.
  • Googling dulu kalau tidak yakin
  • Demikian. Semoga Membantu.