Cara mengeluarkan JSON yang benar di PHP

Bagaimanakah cara mengeluarkan JSON dengan benar menggunakan PHP? berikut ini adalah pemaparanya.
952  
       

JSON atau Java Script Objective Notation merupakan standar penulisan data berdasarkan objek nilai dan properti dari style javascript. Biasanya digunakan sebagai Respon standar dari hasil request ke middle ware atau lebih dikenal oleh developer zaman sekarang sebagai API. API atau Application Programming Interface, merupakan salah satu jembatan antar sistem yang berbeda sehingga bisa bertukar data yang sama.

Sebagai engine backend, PHP dituntut untuk bisa mengeluarkan respon berbentuk JSON. Selain HTML, XML, atau bahkan respon text only seperti 1 dan 0. Bagaimanakah cara mengeluarkan JSON dengan benar menggunakan PHP? berikut ini adalah pemaparanya.

 

Deklarasi Header Content-Type

Didalam pemrosesan client server, pasti akan terjadi pertukaran data dimana didalamnya terdiri dari info data body dan header. Data header biasanya tersembunyi bahkan tidak tampil. Sementara data body, biasanya itu yang akan menjadi respon yang bisa di consume oleh apps. Untuk mengeluarkan json, cukup menambahkan kode ini sebelum output apapun. Pastikan tidak ada output sebelum header,kalau tidak nanti akan mentrigger error.

[code lang=”php”]
header(‘Content-Type: application/json’);
[/code]

 

Tipe Data dari Variabel

PHP sebetulnya hanya mengenal beberapa tipe data, salah satunya adalah array. JSON pada dasarnya hanya akan mengluarkan tipe data array atau object untuk root datanya. Kalau sudah bukan dari root, barulah json bisa mengeluarkan tipe data lainya.

Struktur Penyusun JSON

JSON disusun oleh pasangan kunci dan nilai (Key Value Pair), dimana pasti ada kunci dan nilai disetiap deklarasinya. Dengan demikian, json harus memiliki root dan sub root, dimana root terdiri atas kunci utamanya (key master). Berikut ini adalah contoh dari struktur penyusun JSON

single root

[code lang=”javascript”]
{
result:’Oke’
}
[/code]

multi root

Berikut ini adalah contoh dari JSON multi root.
[code lang=”javascript”]
{
status:1,
result: [
{
nama: "Daeng Rosanda",
alamat: "Bandung"
},
{
nama: "Rezza",
alamat: "Jakarta",
}
}
[/code]

Kesimpulan

Menampilkan melalui PHP setelah melihat dua contoh deklarasi json, maka akan langsung terbayang bahwa JSON itu disusun dari Kunci dan Nilai. Dengan demikian, variabelnya harus yang mendukung itu. Berikut ini adalah contoh deklarasi lengkap dari PHP sehingga mengeluarkan JSON dengan benar menggunakan PHP.

[code lang=”PHP”]
$username = "username"; //bisa didapatkan dari POST
$password = "password"; // bisa didapatkan dari POST
$data = array();
$data[‘error’] = 1;
$data[‘status’] = "Username atau password salah";
$data[‘result’] = array(); //ini nanti akan menjadi sub root
$res = checkAuth($username,$password); //diasumsikan function ini telah dibuat dan menghasilkan 1 atau 0. 1 OKE dan 0 Gagal
if($res==1){
$data[‘error’]=0;
$data[‘status’] = ‘Berhasil’;
$data[‘result’] = getUser($username,$password);
}

//memulai deklarasi JSON
header("Content-Type: application/json");
echo json_encode($data);
[/code]

Demikian. Semoga membantu.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>