Cara Konfigurasi Hak Akses di Linux

Konfigurasi hak akses di linux memang seringkali membingungkan, apalagi jika menggunakan linux hanya untuk sebentar. Hak akses adalah hak yang diberikan kepada pengguna, apakah pengguna itu bisa apa saja. Apakah bisa merubah file, menambahkan, atau mengurangi bahkan mengeksekusi file tersebut. Linux pada dasarnya membuat semua file itu dapat dieksekusi, asalkan mempunyai hak akses untuk eksekusi. Dengan demikian, semua proses dalam linux sebetulnya telah aman sekali. Namun disamping itu, hak akses ini bisa sangat memilukan karena kita tidak bisa sembarangan menambahkan file atau menghapus file.

Bentuk Umum

Berikut ini adalah bentuk umum:

chmod X@Y file1 file2

Dimana X adalah jenis user seperti

  • u untuk User atau pemilik
  • g untuk group dari pemilik
  • o untuk semua user atau other

Sementara @ itu adalah operand yang ada seperti.

  • + menambahkan hak akses dari hak akses yang telah ada.
  • – mencopot hak akses, jika hak akses tersebut telah ada.
  • = memberikan hak akses dengan sama persis. Yang tidak ada akan ditambahkan, yang ada akan disesuaikan.

Sementara X itu adalah hak akses yang akan diberikan yang ada seperti:

  • w sebagai alias dari akses Write atau tulis.
  • r sebagai alias dari akses Read atau baca.
  • x sebagai alias dari akses eXecute, atau eksekusi.

 

Contoh

Berikut ini adalah beberapa cara konfigurasi user linux:

  • chmod o+x /home. Artinya menambahkan eksekusi di folder home terhadap user world atua global atau world.
  • chmod g-w /home/ec-user/. Artinya mengurangi kemampuan write untuk yang se group dengan pemilik, atau tulis untuk folder /home/ec2-user/.

Demikian. Semoga membantu.
 

nyingspot: Blog Seputar Bisnis Teknologi. Temukan hal menarik tentang bisnis dan teknologi hanya di nyingspot.com
Artikel Lainnya

This website uses cookies.